Bantuan 30 tenaga medis ini melengkapi penyiagaan 52 rumah sakit (RS) di bawah Polri di seluruh Indonesia yang dapat menampung pasien berkaitan virus corona hingga 2.000 kamar.
Sejumlah tenaga medis itu, kata Argo, nantinya akan tergabung dalam gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 yang disiagakan di Wisma Atlet, Kemayoran. Argo menuturkan 30 tenaga medis dipimpin oleh Kepala Pusat Kedokteran dan Kesehatan ( Kapusdokkes) Polri Brigjen dr Musyafak.
Selain tenaga medis, Argo menyebut Polri juga menyiapkan 52 rumah sakit untuk membantu penanganan pasien yang terpapar Covid-19. 52 rumah sakit itu terdiri dari kelas I hingga kelas III dengan kapasitas total sekitar 2.000 kamar.
Foto: CNNIndonesia/Basith Subastian |
Untuk wilayah Jakarta, kata Argo, ada dua rumah sakit yakni RS Brimob dengan kapasitas 200 kamar dan RS Polri Kramat Jati dengan kapasitas 50 kamar.
Menurut Argo, rumah sakit yang disiapkan itu telah dilengkapi dengan fasilitas alat bantu pernapasan dan alat kesehatan (alkes) lainnya yang dibutuhkan oleh tenaga medis.
Mulai Senin (23/3), Wisma Atlet Kemayoran akan mulai beroperasi sebagai Rumah Sakit Darurat Covid-19. Selain sebagai RS Darurat, wisma yang memiliki 10 tower dengan total 7.426 unit ini juga akan menjadi rumah isolasi bagi pasien covid-19.
Diketahui jumlah pasien positif Covid-19 bertambah 64 orang sehingga total pasien menjadi 514 pada Minggu (22/3) kemarin. Untuk korban meninggal juga bertambah menjadi 48 orang dan jumlah pasien yang dinyatakan sembuh juga menjadi 29 orang. (dis/ain)
from CNN Indonesia | Berita Terkini Nasional https://ift.tt/2UszTUK
via IFTTT
Bagikan Berita Ini
Foto: CNNIndonesia/Basith Subastian
0 Response to "Polri Kirimkan 30 Tenaga Medis untuk RS Darurat Wisma Atlet"
Post a Comment